pasopati

May 28, 2009

Terbelenggu

Filed under: Uncategorized

Adakah harapan bahwa kelak aku bisa menemuimu sayang.
Adakah harapan bahwa kalian akan memaafkan diriku atas semua kesalahanku diwaktu lampau.
Adakah harapan bahwa kalian bisa bertemu aku disuatu waktu
Adakah harapan bahwa kalian akan menemuiku dengan perasaan bahagia

Maukah kamu menerimaku sebagaimana adanya
Maukah kalian menerimaku seakan kesalahanku di masa lalu telah hilang dari benakmu

Kalianlah penawar hatiku meski diriku jauh. . . . . .
Kalianlah jalan kemudahan untukku mendapatkan ketenangan dalam hidup kini maupun nanti

Ketahuilah sebelum pintu maaf itu terbuka. . . diriku masih terbelenggu.

July 31, 2007

Perjaka Sengketa

Filed under: Uncategorized

Perjaka Sengketa…. sama saja Duda Semu atau laki2 bermasalah.
Bermasalah jika didekati dengan serius. . namun selalu didambakan kalau belum ada masalah.

Sebenarnya memiliki hasrat punya hubungan dengan wanita lain diluar nikah sudah merupakan selingkuh kecil dan, menjadi besar jika sudah dimulai. Tumbuhnya perasaan ketingkat yang lebih dalam sampai ketahap perasaan cinta kasih kepada wanita lainnya pasti penuh resiko.

Heran. . . meski demikian masih banyak saja wanita yang terjerumus dalam hal seperti ini, meski sebetulnya tidak ada kekurangan yang signifikan dari apa yang telah dimiliki. Mungkin sudah kodratnya manusia memiliki nafsu untuk mendapat kesenangan lebih. Punya satu. . . kepingin dua, punya dua. . . kepingin tiga, … dst. dstnya.

Kawan saya, berseloroh kepada rekan sesama wanitanya dengan mengatakan ” Eeh, jangan mau dengan dia . . . . diakan perjaka sengketa” Maksudnya . . . . ???!! Yahh gitu deh. . . punya istri tapi masih kepengin dekat lagi dengan wanita lain, misalnya . . . kamu!!
Kalau kamu teruskan hubungan dengan dia, buntutnya . . . yaa urusan gede alias ujungnya suram, alias hadep2an dengan herdernya yang siapa tau lebih besar dari yang kamu bayangin. Ngapain sih cari masalah dengan laki-laki kayak gitu?!

Jawaban yang ada: “Tanggung ahh !. . .Dianya asyik2 aja sih orangnya, penuh pengertian apalagi punya kelebihan yang gak ada di laki gua”

Bujugg busyet !! Kagak mempan ni yee. . . . .. kheq kheq kheq.

Salam,
Barong

June 10, 2006

,,…..If you believe”

Filed under: Uncategorized

Terbenam dalam kepedihan ..tak terungkap
Out of reach……
when I need you to comfort me,
Came down so hard … almost unbearable…..

Tertahan jerit kepedihan … tersedak dalam keharuan
when songs are to be sung…
Unwritten thousands words……buried deep,
and cold sad face, lonely soul, cried out for help

Tergugah….. tak kuasa dalam kebencian
Look at life … look around ….. cruelness.
Greedy people, hungers every where,
Battles for life ….No one win
No one can handle it … justice will soon due,
to those who believe….

Terpana lemah… tak bergeming
Beyond expectation… unrealized …
Lightning thunder struck, attacked and blew the man away…
From a concrete land to the darkest sky,
Flown away and burned dead…
Hard to bear….

Tertegun… bingung tentang kejelasan
There must be life after death ….
There should be better life outside our flesh…
There must be forgiven souls

Terenyuh…… penuh harap
Whispering winds brought the words
One expects to see …as death becomes due
Answers that for the first time ever ..been right,
that is,…… if you believe

Salam.
Barong

June 9, 2006

“Mataharimu… semakin lelah”

Filed under: Uncategorized

Matahari energi dunia
Tiada matahari tiada lagi ceria
Dunia gelap . . tanpa canda dan ceritera

Apa yang terjadi jika hidup tanpa energi. .
Apa yang menarik jika dunia ini gelap, dingin dan sepi..

Mungkin kamu … kedinginan
Mungkin pula kamu … kesepian

Siapkah bila matahari mogok terbit
Siapkah bila esok ‘kan sakit
Siapkah bila semua serba sedikit

Gundah, resah dan gelisah
Ikhlaskan diri hampiri susah
Sebab mataharimu……..semakin lelah !!

April 12, 2006

,,Kucing Garong…..!!,,,

Filed under: Uncategorized

“Sebuah ungkapan dan makna dari kebuasan yang ada pada diri sejenis kucing yang tidak bertuan”.

Sifat dasar malu malu kucing tidak ada lagi pada seekor “kucing garong”.
Tidur dimana dia suka, cari makan dimana dia dapat. Penampakan kucing ini agak lebih besar dari kucing rumahan dengan muka yang seperti bulldog alias mukleb(muka lebar) dengan bercak2 seakan sering cakar2an dengan sesama. Di musim kawin biasanya menerjang lawan jenisnya yang ada didepan mata dengan gerakan cepat dan bertenaga. Alhasil, berhasil menghasilkan turunan yang … ganas juga.
Hidupnya dari atap rumah satu ke atap lainnya atau dilorong jalan2 yang kumuh dan biasanya sering ada dengan ciri kebanyakan berwarna abu2. . . butek lagi kotor.

Mendengar uraian tentang kucing type ini sangatlah mengenaskan tapi mungkin juga menggelikan, ketika teman saya menjuluki laki2 yang ber ciri kelakuan tak beretika gaul, selalu beringas dan ingin menggagahi atau mengambil kesempatan apa saja terhadap yang lemah dan lengah, bahkan terhadap lawan jenisnya (meski milik orang) sebagai “si Kucing Garong”.
Lelaki itu terkesan bagai seorang yang acuh tak acuh dengan sekelilingnya..alias Cuekk!.. Tapi…. awas!!
Ketika meleng atau lengah, tak ayal lagi milik kitapun bisa “lenyap” , dilahap dan dibawa kabur. Istilah kata… kalau ada sasaran/mangsa…bisa raib/lenyap.. bukan hanya makanannya saja, sekalian juga piring2nya dijamin raib. Bahh… ! Habis semuanya.

Begitulah kecepatannya dalam memanfaatkan kelengahan kita.. dengan begitu melekat sudah julukan ” Kucing Garong” pada orang ini.
Apabila kita kena sial gara-gara dia, maka biasanya didalam hati atau bahkan bisa keluar sumpah serapah seperti ini: “Sial….dasar Kucing Garong…!!!” (dan jangan lupa, sambil garuk-garuk kepala….).

February 23, 2006

,,,Kebebasan yang tidak kebablasan'’

Filed under: Uncategorized

Suatu kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya dimana pemuatan gambar karikatur seorang Nabi menjadi obyek kebebasan Pers telah dimuat dan dipublisir oleh Press di Denmark. Dimanakah letak nurani manusia itu? Sudah sombongkah dirinya sehingga menganggap kebebasan adalah segalanya?

Apakah benar benar ada kebebasan didunia ini ? apakah menjadi manusia bisa bebas dari segalanya. Hati nurani tidak bisa dihilangkan dari keberadaannya didiri manusia. Siapa yang mengimplimentasikan kedalam diri kita. Adakah seseorang yang mampu untuk itu? Apakah kita ini makhluk yang bebas yang artinya bebas melakukan apapun yang kita suka tanpa memikirkan pertanggung- jawaban atas perbuatan kita untuk dunia ini. . . . .

Jika seseorang membunuh dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Jika seseorang menghina sesorang lainnya maka dia harus menerima konsekwensinya. Bentuk pertanggungjawabannya tergantung seberapa besar dampak yang ditimbulkannya.

Seseorang boleh pintar, tapi juga harus benar. Kepintaran tidak selamanya membuat orang melakukan kebenaran. Sebagai konsekwensi dari suatu perbuatan yang meresahkan pihak lainnya tentu harus diberi ganjaran yang setimpal.

Yang sungguh disesalkan oleh karena segelintir orang yang merasa benar dan berdiri dibawah perlindungan UU Pers yang bebas sungguh dapat mewakili pihak-pihak tertentu dan membawa dampak negatif terhadap pihak lainnya.

Hanya orang yang rendah yang tidak memikirkan dampak perbuatannya terhadap sesama umat. Menurut saya orang yang membuat gambar tersebut dan juga yang menerbitkannnya harus diseret ke pengadilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya untuk dapat didengar apa alasan, motifnya memuat artikel ataupun gambar yang menimbulkan keresahan segolongan orang tertentu yang merupakan sejumlah manusia yang signifikan di jagat raya ini.

Kita dapat mengukur hukuman yang setimpal untuk kepintarannya tersebut. Hukuman bisa dijatuhkan jika terbukti bermaksud buruk ataupun bermotivasikan kejahatan terhadap kedamaian dunia dan seisinya, termasuk umat beragama yang terganggu tersebut.

Yah, kalau ingin dunia yang damai hendaknya sikap dan perilaku yang saling menghargai haruslah diciptakan oleh manusia sebagai kewajiban mereka yang memiliki tanggung jawab terhadap dunia dan isinya yang telah diciptakan dan sediakan Tuhan untuk semua makhluk.

Bebas sih boleh2 saja asalkan kebebasan itu sendiri tidak menjadi kebablasan sehingga mengganggu orang lain…. Mengertilah untuk dimengerti !!!

February 8, 2006

,,,masih ada harapan..”

Filed under: Uncategorized

Malam telah larut, ketika itu hujan deras dan udara terasa amat dingin. Lampu jalan meski hidup tampak redup. Kendaraan yang lewatpun tidak begitu banyak bahkan jarang melintas. Jam 2.00 dini hari.

Sebuah sepeda motor tengah melaju kencang membawa pengendaranya pulang ke daerah pinggir kota. Hujan yang turun menepis wajah pengendara yang sedang gelisah seakan tidak dihiraukan. Pada dirinya, terdapat begitu banyak masalah yang perlu ditanggulangi serius dan harus selesai secepatnya.

Satu niat dalam dirinya, perjalanan pulang ke rumah adalah untuk langsung bertemu dengan Sang Penguasa, memohon pertolongan agar terhindar dari malapetaka dan kesusahan yang tiada berkesudahan.
Keputus-asaan mendominasi pikiran dan perasaannya, mempercepat kendaraannya ditengah guyuran hujan yang seakan takkan kunjung berhenti tanpa peduli keselamatannnya.

Kesenangan yang baru dilewati malam itu……tak terasa lagi.

Setiba di rumah, sepeda motorpun di parkir dengan baik dan tidak lupa di kunci. Berlari kecil langsung menuju pintu masuk. Sementara itu hujan masih terus turun dengan derasnya mengiringinya. “Hahh……. dingin sekali malam ini. Adakah kehangatan dibalik pintu ini ?” dalam hati ia bergumam.

Pintu dibuka.. masuk… dengan semua yang basah. Ke kamar mandi dan perlahan air yang hangat mengguyur seluruh tubuh, menghangatkan … terasa nyaman. Bersih dan keringlah tubuh itu, setelah wudlu’pun dilaksanakan.

“Solat hajat disaat dua per tiga malam, menurut ajaran dan hadist amatlah dianjurkan jika kita sedang dirundung malang dan memohon pertolongan/jalan keluar dari apa yang menjadikan kesulitan, kesempitan dan kesusahan.” bisiknya didalam hati.

Komunikasi dengan Yang Maha Agung pun terjadi….dengan suara lirih berbisik, iapun mulai sembahyang dan berdoa menyampaikan dengan kesungguhan hati dan jiwa, permohonan agar keinginannya dikabulkan: “……Ya Allah, ampuni aku atas seluruh dosa2 ku , berilah aku jalan keluar dari kesusahan ini, jagalah keluargaku dari kekafiran akibat cobaan yang sedang kau berikan untukku.
Agar aku …….. dapat tenang beribadah, Amien.”

Seiring hujan ia merintih perlahan lalu ….. sepi senyap…(tak lama kemudian) iapun telah tertidur diatas sajadah……., kelelahan.

January 30, 2006

What is it?

Filed under: Uncategorized

“What is it that you want ?”

Hate to think what you are saying…..say what you want dear!!

……..Look, its not that you and your attitudes that driving me mad.

What worries me the most is your ways of thinking. It gives me a headache.

What a life! Pity me … involved in matters I could not handle.

Suits you …. pal !!

Swallow it with gratitudes as you are madly, I mean deeply in love with puzzled person’s mind ……….. woww ?!

November 15, 2005

“Sebuah…Kegelisahan ”

Filed under: Uncategorized

Sang matahari telah berangsur menghilang diufuk barat ketika aku masih duduk menatapnya…. perlahan menghilang dibalik horison. Betapa indah dan mengagumkan warna kemerahan perlahan menenggelamkam pandanganku akan kehidupan. Sumber energi yang telah memberikan manfaatnya kepada kehidupan di planet ini sejak beribu ribu bahkan berjuta tahun yang silam. Kapan engkau berhenti..? Apakah akibatnya pada kita, para penghuni planet ini………..Gelap, hitam, kelam, dingin, ……….kematian.

Lalu… ketika siang berganti malam, mahluk hidup yang bertumpu pada kegelapan malam mulai bergerak, seakan dibangunkan dari tidurnya yang lelap disiang hari tadi. Termasuk setan malam….hiiy, seraam.

Sebenarnya apa sich yang ingin kuutarakan saat ini? Matahari yang berada disiang hari ataukah bulan yang ada di malam hari. Keduanya memberi arti pada kehidupan para makhluk ciptaan Pencipta.

Siang, aku mencari nafkah, berikhtiar dan berusaha menghasilkan sesuatu untuk hidup ini, berupa pendapatan, penghasilan dan segalanya demi cita-cita dan harapan.
Malam, aku istirahat dari kegiatan fisik, melakukan hal-hal yang bersifat santai, hobi dan sekedar tambahan ilmu pengetahuan; membaca atau nonton film di layar kaca, sambil mencicipi makanan kesukaan dan lain-lainnya……….untuk akhirnya mengantarkanku ke dalam mimpi yang indah ….ehmm, istirahat yang menyenangkan …..dan mengumpulkan tenaga yang diperlukan untuk keesokan hari.

Demikianlah hari demi hari dari dulu hingga sekarang, bertahun tahun aku merasakan, betapa siang dan malam menjadi saksi atas apa yang aku lihat, dengar, bicara, rasa dan alami. Adakah hari esok ??
Akankah aku bertemu lagi,…. dan dalam suasana seperti apa? Secara rasional aku tidak tahu… apakah ini hanya perjalanan hidup yang tersedia untuk kita. Tapi kemanakah tujuanku. Aku gak tau…tahukah kamu? hati ini ingin bertemu dengan si Pencipta alam semesta yang Maha Agung…ingin langsung bertanya apa…kenapa,kenapa, kenapa, kenapa….langsung kepada Beliau. Aku diberi keterbatasan? kenapa aku harus menjalani kehidupan ini dengan selamat … tidakkah Dia memiliki maksud tertentu….
Saudara, aku perlu jawaban……?!!

Wahai musafir…! Tiada lagi yang bisa memberi makan/minum atas kelaparan/kehausan batin yang kamu derita… karena dari menu yang ditawarkan membosankan, sedang menu yang kau inginkan, belumlah tersedia…… !! Sampai nanti…entah kapan. Kasihaaaaaan…deh kamu??!

October 25, 2005

Faktor X !

Filed under: Uncategorized

Siapa salah? pertanyaan ini menginspirasi saya saat munculnya gerakan memberantas perjudian.

Salah siapa…? koq masih ada perjudian. Penjudi atau perjudiannya yang disalahkan?
Penjudi atau kata lainnya dalam bahasa orang lain, Gambler, adalah orang yang berjudi. Ini adalah satu peranan yang diambil pada setiap waktu atau moment untuk suatu keputusan yang harus diambil dikarenakan adanya faktor keterbatasan. Keterbatasan kemampuan, waktu dan kondisi namun menginginkan hasil yang cepat dan kalau bisa maksimal. Jadi diminta atau tidak, sebagian dari keputusan yang diambil selalu ada kemungkinan gagal atau salah….yang berakibat kalah.
Faktor X adalah faktor diluar jangkauan pikiran manusia yang bisa jadi adalah faktor penentu keberhasilan atau dalam judi disebut kemungkinan untuk menang, meski tidak pernah digembar gemborkan, karena cenderung manusia memiliki nafsu yang kuat atau kelemahan terbesar untuk mengabaikan faktor X tadi. Padahal dia sendiri tergantung pada faktor X!!

Jadi, karena ngotot alias pengin banget, dapat saya kategorikan judi adalah permainan mengadu nasib melawan/menantang Sang Sutradara. Ujung-ujungnya yaa …jelas kalahlah. Sutradara dilawan!! Nah kalau sudah berani menggelar pertandingan atau perjudian hal ini jelas sudah merupakan suatu tindakan kebodohan yang paling menyedihkan.
Makanya, kenali dirimu wahai manusia … karena nafsu mu itu kamu telah merusak dirimu sendiri. Faktor X jangan dilawan …….karena sesungguhnya dia ada dan menentukan, …. yang berlaku adalah kehendaknya Choy. Bisa situ dikalahkan sekarang, atau nanti !!

Disaat umur kita manusia, paling produktif, biasanya hawa nafsu pegang banyak peranan dalam kehendak melakukan perjudian.
Dapatkah judi itu diberantas selama nafsu berkuasa??! Jawabnya ….Tentu Tidak. Dikurangi?…..Bisa!! karena itu temukanlah cara yang baik untuk mengurangi perjudian tapi tidak perlu berharap untuk bisa menghapusnya dari muka bumi.
Melokalisir adalah cara yang rasional and populer, perbaikan mutu pelajaran moral/budi pekerti diberikan dari rumah sejak manusia kecil dan tumbuh adalah agar dapat menciptakan manusia berakhlak. Manusia berakhlak tentu membedakannya dengan binatang karena dia bisa introspeksi diri untuk selalu berbuat yang baik dan meninggalkan yang buruk.

Dengan berbuat seperti ini maka kita menahan laju pertumbuhan perjudian dan mengurangi penjudinya namun tetap tidak bisa menghapusnya dari muka bumi. Seperti ada suatu firman Ilahi yang mengatakan, Tuhan tidak akan merubah sifat manusia kecuali manusia itu sendiri dan….selama nafsu masih bercokol tidak mungkin setan/judi diberantas….Jangan sedih yaa, masih ada koq faktor X!! Haa……….

Salam,
Barong






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan