pasopati

November 15, 2005

“Sebuah…Kegelisahan ”

Filed under: Uncategorized

Sang matahari telah berangsur menghilang diufuk barat ketika aku masih duduk menatapnya…. perlahan menghilang dibalik horison. Betapa indah dan mengagumkan warna kemerahan perlahan menenggelamkam pandanganku akan kehidupan. Sumber energi yang telah memberikan manfaatnya kepada kehidupan di planet ini sejak beribu ribu bahkan berjuta tahun yang silam. Kapan engkau berhenti..? Apakah akibatnya pada kita, para penghuni planet ini………..Gelap, hitam, kelam, dingin, ……….kematian.

Lalu… ketika siang berganti malam, mahluk hidup yang bertumpu pada kegelapan malam mulai bergerak, seakan dibangunkan dari tidurnya yang lelap disiang hari tadi. Termasuk setan malam….hiiy, seraam.

Sebenarnya apa sich yang ingin kuutarakan saat ini? Matahari yang berada disiang hari ataukah bulan yang ada di malam hari. Keduanya memberi arti pada kehidupan para makhluk ciptaan Pencipta.

Siang, aku mencari nafkah, berikhtiar dan berusaha menghasilkan sesuatu untuk hidup ini, berupa pendapatan, penghasilan dan segalanya demi cita-cita dan harapan.
Malam, aku istirahat dari kegiatan fisik, melakukan hal-hal yang bersifat santai, hobi dan sekedar tambahan ilmu pengetahuan; membaca atau nonton film di layar kaca, sambil mencicipi makanan kesukaan dan lain-lainnya……….untuk akhirnya mengantarkanku ke dalam mimpi yang indah ….ehmm, istirahat yang menyenangkan …..dan mengumpulkan tenaga yang diperlukan untuk keesokan hari.

Demikianlah hari demi hari dari dulu hingga sekarang, bertahun tahun aku merasakan, betapa siang dan malam menjadi saksi atas apa yang aku lihat, dengar, bicara, rasa dan alami. Adakah hari esok ??
Akankah aku bertemu lagi,…. dan dalam suasana seperti apa? Secara rasional aku tidak tahu… apakah ini hanya perjalanan hidup yang tersedia untuk kita. Tapi kemanakah tujuanku. Aku gak tau…tahukah kamu? hati ini ingin bertemu dengan si Pencipta alam semesta yang Maha Agung…ingin langsung bertanya apa…kenapa,kenapa, kenapa, kenapa….langsung kepada Beliau. Aku diberi keterbatasan? kenapa aku harus menjalani kehidupan ini dengan selamat … tidakkah Dia memiliki maksud tertentu….
Saudara, aku perlu jawaban……?!!

Wahai musafir…! Tiada lagi yang bisa memberi makan/minum atas kelaparan/kehausan batin yang kamu derita… karena dari menu yang ditawarkan membosankan, sedang menu yang kau inginkan, belumlah tersedia…… !! Sampai nanti…entah kapan. Kasihaaaaaan…deh kamu??!

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://barong.blogsome.com/2005/11/15/sebuahkegelisahan/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan