pasopati

July 20, 2005

Arjuna ….selamanya, Arjuna

Filed under: Uncategorized

Arjuna demikian nama julukan untuk sang pecinta ulung yang ku tempelkan pada dirinya. Meski dia memiliki hobby atau kegemaran yang mungkin banyak dimengerti bagi kebanyakan orang baik-baik tapi ada satu yang tidak lazim pada semua orang, namun terserah, mau dianggap jelek atau …

Ketika masih remaja dia menyukai dunia seni musik, seni lukis, seni peran, olahraga namun yang paling dihayatinya adalah seni bercinta.
Huhh…!
Dari tahun ke tahun semua kegemaran tersebut tidaklah berkembang dengan optimal alias tercatat. Siapa peduli! Tapi yang paling berjalan adalah yang kusebut terakhir, demikianlah aku melukisnya. He he he.

Perjalanan cinta yang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan bahkan waktu tidaklah terlalu dipedulikan, kenapa?! karena baginya, hitung punya hitung, tetap lebih mudah dan murah dibanding tingginya nilai cinta itu sendiri yang ada dan ditawarkan dalam kehidupan untuk dirinya… Apakah itu cinta lokasi, cinta monyet, cinta mati, cinta fisik dan lain sebagainya, termasuk cinta sucinya. Demikian Arjuna…,Dewa Cinta dari Nusantara.

Hehh ..begini nih…..! Ketika tiada wanita bersamanya, mulailah dia berstrategi , melihat kebelakang, kesamping, keatas, kebawah ataupun kedepan, siapa yang aku jadikan sasaran untuk kali ini? Celakanya, apakah itu remaja, dewasa tak menjadikan halangan untuk bermain cinta. “Yang penting aku suka dia dan aku cukup sabar dan telaten untuk menunggu waktu yang tepat mengucapkan rasa cinta kepada wanita idola saat itu”Demikian ulahnya.
Arjuna kamu orang berbahaya!!. Ooh jangan salah, aku punya etika..aku bukan ancaman bagi lahan orang..aku berburu sasaran tak bertuan he he he. Jangan khawatir Arjuna punya aturan main yang dijunjung tinggi.

Mendapatkan penghasilan dari gawean hanya dipergunakan untuk kegunaan yang satu ini, mengingat status sosial harus mendapatkan tempat,meski tidak harus berlebihan, namun cukup dibuat sebagai faktor penunjang, karena ini juga suatu modal agar dapat menjalankan niat utamanya yaitu : merebut hati kaum hawa alias perempuan.

Kehalusan cara Arjuna mengejar target sangat menarik dimana kharisma yang telah ada ditambah pengalaman dan pengetahuan yang lumayan membuat dirinya selalu menarik untuk dikenal oleh lawan jenisnya. Dia tahu kapan untuk bertindak, dimana, siapa, bagaimana itu bagaikan satu paket tak terpisah dari keberadaannya. Arjuna…tersenyum jika telah menentukan sasaran…dengan langkah terprogram dengan materi yang bervariasi telah siap dipertunjukkannya dengan kharisma yang built-in dalam dirinya diapun memulainya… Siapa yang melihat dan mengetahui gerak pemburu ini … Yang jelas 1(satu) lagi perempuan tidak lama lagi menyerah dipelukkan sang Arjuna dengan perasaan senang, bangga dan puas..bahkan tidak berdaya untuk menuntutnya memilih..Yaa, Arjuna tahu kapan memulai dan kapan mengakhiri…dengan satu peninggalan yang pasti: “Wanita, kamu tidak bisa melupakanku walau sampai akhir jaman. Aku ini selalu…ada. Sangat PeDe dan tidak bisa dipungkiri, dia memang pecinta sejati. Dia tahu bagaimana cara menikmati hidup ini.

“Saya hidup karena adanya rasa cinta, ketulusan dan nafsu yang berwarna warni seiring dengan waktu yang berjalan” Kebutuhan akan cinta adalah kebutuhan setiap insan. Terciptanya supply dan demand dari dulu bukan tidak alami. Hanya saja dimana dan kapan kita bertemu?! Lagi-lagi dia berujar.

Arjuna yakin disuatu waktu dan tempat dia masih diperlukan kaum wanita yang belum merasakan cinta atau bahkan masih ingin jatuh cinta. Arjuna bisa memberikan itu, dimana ada kesempatan….dan dia yakin bahwa pengalaman itu akan diberikannya dengan satu kepastian: ada yang manis dan ada yang pahit. Ahh itu sih biasa dan wajar wajar saja. Bersiaplah dengan kunjungannya kedalam hidupmu !! Karena dia hidup juga bersama takdirnya….

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://barong.blogsome.com/2005/07/20/arjuna-selamanya-arjuna/trackback/

  1. Arjuna,..siapakah dia ?
    Bagi saya, Arjuna adalah sang resi dalam BhagavadGita, yang berperang tidak demi nafsu membunuh, kekuasaan, tapi semata-mata panggilan tugas sebagai ksatria.

    Sebagai ksatria, wanita juga adalah sebuah hal yang sangat dekat. Dan itu biasa,…ada ksatria, ada wanita,..dan ada wanita, ada cinta…ada ksatriya ada cinta.

    Itu Arjuna…tentu berbeda dengan Bima..kekekkek :) )

    Comment by Mas Jabier — July 20, 2005 @ 6:47 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan